Atomcore
Adjustable fitness bench
Panduan perakitan untuk pemula dalam sebelas langkah. Cocokkan komponen dan petunjuk untuk unit Anda sebelum mulai.
Orientasi
Kenali bagian-bagian bench
Tiga menit membaca peta ini membuat sebelas langkah berikutnya jauh lebih mudah diikuti. Semua nama bagian di panduan ini mengacu ke gambar di bawah.
Orientasi
Kenali alat yang dipakai
Hanya dua alat yang wajib, dan keduanya ada di kotak bench: kunci L dan kunci pas. Kotak perkakas Anda menyediakan cadangan dan beberapa alat pembantu. Gambar di bawah meniru bentuk dan warna alat-alat itu supaya mudah dikenali.
Wajib · ada di kotak bench
Memutar baut yang kepalanya berlubang segi enam. Dibuat untuk baut bench ini, jadi pakai lebih dulu.
Kotak bench · langkah 5, 6, 7, 9Menahan mur supaya tidak ikut berputar saat bautnya diputar. Ujung 13 mm pas untuk mur pengunci M8 di roller.
Kotak bench · langkah 7, 9Cadangan · dari kotak perkakas
Cadangan bila kunci L bawaan hilang atau kurang panjang. Pilih ukuran yang masuk penuh ke lubang baut dan tidak goyang.
Kotak perkakas · langkah 5, 6, 7, 9Pengganti kunci pas untuk menahan mur. Putar ulir di kepalanya sampai rahang menjepit dua sisi rata mur dengan rapat.
Kotak perkakas · langkah 7, 9Pembantu · boleh tidak dipakai
Mempercepat memutar baut sampai hampir rapat tanpa melepas genggaman, bila ada mata heksagon yang pas di lubang baut. Cincin di leher obeng memilih arah putar. Pengencangan akhir tetap dengan kunci L.
Kotak perkakas · langkah 5, 6, 7Mengukur panjang batang baut dari bawah kepala sampai ujung, untuk membedakan baut 20 mm dan 75 mm.
Kotak perkakas · langkah 2, 3Membuka lakban kardus. Keluarkan bilah sedikit saja dan iris dangkal supaya cat rangka dan bantalan tidak tergores, lalu masukkan lagi bilahnya.
Kotak perkakas · langkah 1Mengintip ujung pin pengaman di sisi seberang dan memeriksa baut di bawah rangka.
Kotak perkakas · langkah 8, 9, 11Cara memegang
| Langkah | Alat | Untuk |
|---|---|---|
| 1 · Siapkan area | Cutter (opsional) | Membuka kardus |
| 2–3 · Cek dan kenali baut | Meteran (opsional) | Mengukur panjang baut |
| 4 · Buka rangka | Tangan saja | Menarik pin elastis, merentangkan kaki |
| 5–6 · Kaki depan dan belakang | Kunci L; obeng ratchet (opsional) | Memutar baut M10 × 20 |
| 7 · Bracket roller | Kunci L dan kunci pas 13 mm, atau kunci inggris | Memutar kepala baut sambil menahan mur |
| 8 · Pin pengaman | Tangan; senter (opsional) | Mendorong pin, mengintip ujungnya |
| 9 · Kunci semua baut | Kunci L dan kunci pas | Pengencangan akhir sesuai petunjuk unit |
| 10–11 · Knob dan uji | Tangan; senter (opsional) | Mengatur sudut, memeriksa |
Langkah 1
Siapkan area kerja
Perakitan berantakan hampir selalu dimulai dari ruang yang terlalu sempit.
- 1Ruang kosong 2 × 2 m. Cukup untuk merentangkan rangka.
- 2Alas kardus bekas. Melindungi cat rangka dan lantai.
- 3Rangka utama di tengah. Bantalan menghadap ke atas.
- 4Satu wadah untuk semua baut. Mangkuk atau tutup kardus.
Cari lantai datar dan keras dengan ruang kosong minimal dua kali dua meter. Hindari karpet tebal, karena baut kecil yang jatuh akan hilang di dalamnya.
Buka semua kardus, keluarkan rangka utama, dan letakkan di tengah area dengan bantalan menghadap ke atas. Kumpulkan semua baut dan ring di satu wadah supaya tidak tercecer.
Langkah 2
Cek kelengkapan komponen
Daftar ini mencatat komponen yang terlihat pada foto. Cocokkan jumlah dan ukuran pada unit Anda dengan manualnya sebelum memasang apa pun.
Langkah 3
Kenali baut dan alatnya
Salah memilih baut untuk sebuah sambungan adalah penyebab ulir rusak nomor satu pada pemula. Empat menit di sini menghemat banyak masalah nanti.
| Sambungan | Baut | Ring dan mur |
|---|---|---|
| Kaki depan | 2 × M10 × 20 (no. 25) | 2 ring Ø10 (no. 28); tanpa mur terpisah |
| Kaki belakang | 2 × M10 × 20 (no. 25) | 2 ring Ø10 (no. 28); tanpa mur terpisah |
| Roller | 2 × M8 × 75 (no. 26) | 4 ring Ø8 (no. 29); 2 mur pengunci M8 (no. 31) |
Pisahkan baut, ring, dan mur untuk setiap sambungan sesuai tabel jika unit Anda cocok dengan manual ini. Periksa diameter, panjang, dan kecocokan ulir; baut yang bisa masuk ke lubang belum tentu merupakan baut yang benar. Untuk kit berbeda, gunakan alokasi tertulis dari penjual atau pabrikan, bukan pertukaran antar sambungan.
Ring pipih menyebarkan tekanan dan melindungi permukaan yang dijepit. Ring ini tidak mengunci baut agar tidak longgar. Gunakan ukuran dan posisi ring yang ditentukan untuk sambungan tersebut; mur pengunci harus sesuai jenis yang dipersyaratkan.
Mulai memasang mur bersisipan nilon dari sisi ulir logam, dengan tangan. Ulir logam harus masuk lurus dan lancar; hambatan bertambah ketika ujung baut mencapai sisipan nilon. Jika sudah seret sebelum menyentuh nilon, berhenti, lepas, lalu periksa ukuran dan arah ulir. Jangan memaksanya dengan kunci. Hambatan nilon belum berarti sambungan sudah rapat.
Kunci L dipakai untuk kepala baut, kunci pas untuk menahan mur di sisi seberangnya. Pada baut yang menembus dua sisi, Anda butuh keduanya sekaligus.
Langkah 4
Buka rangka utama
Rangka datang dalam keadaan terlipat rapat dan dikunci oleh pin elastis.
Tarik cincin pin elastis ke arah luar untuk melepas kuncian, lalu rentangkan kaki sandaran dan kaki dudukan sampai membentuk huruf A seperti posisi berdirinya nanti.
Kalau terasa macet, jangan dipukul. Goyangkan pelan sambil menarik cincinnya, biasanya karena cat baru di engsel.
Langkah 5
Pasang tabung kaki depan
Pasang tabung yang ditetapkan untuk sisi dudukan dalam petunjuk unit Anda.
Cocokkan tabung kaki depan dengan gambar pemasangan unit Anda. Pertemukan bracket tabung dan ujung kaki rangka di sisi dudukan sampai lubangnya segaris. Jika bentuk atau lubangnya tidak cocok, hentikan pemasangan dan konfirmasikan posisinya kepada penjual.
Pada konfigurasi manual, gunakan dua baut M10 × 20 (no. 25), masing-masing dengan satu ring Ø10 (no. 28) di bawah kepala. Pasang dari kedua sisi ke ulir bracket; tidak ada mur terpisah pada sambungan ini. Mulai ulir dengan tangan dan sisakan kelonggaran untuk penyetelan sebelum pengencangan akhir di langkah 9.
Langkah 6
Pasang tabung kaki belakang
Cara yang sama persis, di ujung yang berlawanan.
Pada konfigurasi manual, pasang tabung kaki belakang di sisi sandaran dengan dua baut M10 × 20 (no. 25) yang tersisa. Masing-masing memakai satu ring Ø10 (no. 28) di bawah kepala dan masuk ke ulir bracket, tanpa mur terpisah. Mulai ulir dengan tangan; sisakan kelonggaran untuk penyetelan di langkah 9.
Setelah terpasang, berdirikan bench sebentar dan lihat dari samping. Kedua tabung kaki harus tegak lurus terhadap rangka, tidak miring ke satu arah.
Tabung melintang rata, kedua karet menyentuh lantai bersamaan.
Satu sisi menggantung. Longgarkan bautnya, ratakan, baru kencangkan lagi.
Langkah 7
Pasang bracket roller kaki
Bagian tersulit dari seluruh perakitan. Pelan saja, tidak ada yang mengejar.
Untuk konfigurasi manual pada langkah 3, sejajarkan kedua pelat roller dengan bracket dudukan. Gunakan dua baut M8 × 75 (no. 26), empat ring Ø8 (no. 29), dan dua mur pengunci M8 (no. 31) yang telah dipisahkan untuk roller. Baut-baut ini tidak dipakai pada sambungan kaki.
Untuk setiap baut, letakkan ring di bawah kepala, masukkan baut melalui sambungan sesuai gambar manual, lalu pasang ring dan mur pengunci di ujungnya. Mulai mur dari sisi ulir logam dengan tangan, lalu gunakan kunci L sambil menahan mur dengan kunci pas. Pengencangan akhir dilakukan di langkah 9. Jika jumlah, ukuran, atau bentuk sambungan berbeda, hentikan dan gunakan alokasi khusus unit yang dikonfirmasi penjual; jangan mengganti dengan baut pendek.
Langkah 8
Pasang pin pengaman
Satu-satunya bagian yang diberi label peringatan khusus di manual aslinya.
Ujung pin menyembul di sisi seberang. Lanjutkan pengencangan di langkah 9 dan pemeriksaan langkah 11 sebelum bench dibebani.
Terlihat terpasang dari luar, tapi bisa lepas saat dibebani.
Pin dengan cincin tarik ini mengunci bracket dudukan ke rangka utama pada sambungan lipat di bawah pertemuan kedua bantalan. Susun kedua pelat sampai rapat, pastikan lubangnya benar-benar segaris, baru dorong pin masuk sampai ujungnya menembus keluar di sisi seberang.
Cek dengan mengintip dari sisi lain. Kalau ujung pin tidak terlihat keluar, pin belum masuk penuh.
Langkah 9
Setel seimbang lalu kunci semua baut
Ratakan rangka, lalu lakukan pengencangan akhir sesuai petunjuk untuk unit Anda.
Berdirikan bench di lantai datar dan goyangkan pelan dari sisi ke sisi. Kalau ada kaki yang menggantung, geser sedikit posisi tabungnya sampai keempat titik tumpu menempel rata.
Setelah rangka rata, lakukan pengencangan akhir mengikuti petunjuk pabrikan untuk setiap sambungan. Daftar di bawah membantu mencatat area yang sudah dikerjakan; centang setelah pemasangan dan pengencangannya terverifikasi.
Pada sambungan tetap kaki dan roller, periksa kepala baut atau mur sudah duduk pada ring, tidak ada celah penjepitan, dan sambungan tidak bergeser saat diperiksa tanpa beban. Hambatan dari sisipan nilon belum membuktikan kedua bagian sudah terjepit. Pemeriksaan visual ini melengkapi, bukan menggantikan, petunjuk pengencangan pabrikan. Baut engsel adalah poros; jangan mengencangkannya sampai gerak engsel macet. Jika poros longgar, ikuti petunjuk servis unit sebelum dipakai.
Langkah 10
Coba dua knob dan tiga posisi
Lebih baik belajar mengatur sudutnya sekarang, selagi bench belum dibebani.
Kedua knob bertuliskan to adjust · loosen · then pull. Urutan yang sama berlaku untuk knob depan; setelah dudukan digeser, cek pin pengaman masih tembus penuh.
Coba ketiga posisi ini satu per satu sampai terbiasa.
Langkah 11
Uji beban dan periksa terakhir
Periksa kelima poin setelah pengencangan selesai. Jika alokasi baut atau petunjuk unit belum terverifikasi, jangan bebani bench.
Hampir selesai
Panduan sudah sampai akhir. Selesaikan pengencangan dan seluruh pemeriksaan di langkah 11 sebelum bench dibebani.
Perawatan rutin
Periksa kekencangan semua baut setiap dua minggu, atau setiap kali bench dilipat dan dibuka kembali. Lap bantalan dengan kain lembap setelah pemakaian, dan simpan di tempat kering supaya rangka tidak berkarat.
Tali resistance
Kaitkan karabiner tali ke kait kawat kecil di kedua ujung tabung kaki. Kait inilah alasan tabung dipasang dengan kaitnya menghadap ke luar.